Halo Sobat ! | Members area : Register | Sign in
Abaut me | Kontak | Profile | Event | Donasi | Sitemap
Powered by Blogger.

Fastest Magz V2

Fastest Magz V2
Premium Template Murah. Buruan Sebelum Di Tutup!!!

Popular Posts

E-Book Gratis

Berita Unik

Tutorial Blogger

Random Post

Keajaiban Alam, Batu Gunung Jatuh Berubah Jadi Jembatan

Tuesday, November 12, 2013

Shandong - Ada suatu jembatan unik dan alami di Gunung Tai, Shandong, China. Di sana terdapat jembatan yang terbuat dari susunan bebatuan besar. Jika dilihat, bebatuan tersebut tampak seperti jatuh dari atas gunung. Unik!

Terletak di Provinsi Shandong, China, ada sebuah jembatan yang diberi nama Immortal Bridge. Keunikan dari jembatan ini adalah terbuat dari susunan batu secara alami. Traveler dari berbagai negara pun berbondong-bondong datang ke sana dan melihatnya langsung.

Ditengok dari situs Planet Oddity (5/7/2013), Immortal bridge atau yang biasa disebut jembatan batu diperkirakan terbentuk secara alami. Jika dilihat seksama, jembatan tersebut terdiri dari tiga batu besar dan bebatuan-bebatuan kecil. Ajaibnya batu-batu tersebut benar-benar seimbang.

Beberapa masyarakat setempat berujar, jembatan batu itu bukan buatan manusia. Mereka percaya, sebab tidak mungkin ada manusia yang bisa membuat jembatan seperti itu di atas gunung. Apalagi, di bagian bawahnya adalah lembah dan jurang.

Beberapa masyarakat percaya, kalau Immortal Bridge sudah berumur sangat tua. Bahkan, ada yang menyebut kalau jembatan tersebut sudah ada sejak zaman es ribuan tahun silam.

Terlepas dari itu, pemandangan Immortal Bridge sudah cukup membuat traveler takjub. Lihatlah batu-batunya yang tersusun secara terperinci. Bebatauan yang seimbang dan tanpa celah, hingga membentuknya terlihat bagai jembatan.

Sumber: travel.detik.com

Misteri Ritual Pesugihan SEX Di Gunung Kemukus

Monday, November 11, 2013

Sudah menjadi rahasia umum, ada ritual mencari pesugihan dilakukan orang di Gunung Kemukus, Sragen, Jawa Tengah. Untuk mendapatkan pesugihan itu, konon harus berhubungan seks dengan pasangan tidak sah.

Ritual mesum ini banyak dilakukan oleh orang-orang yang mencari jalan pintas untuk menjadi kaya. Di gunung ini, ratusan warga dari berbagai wilayah di Jawa terutama datang berduyun-duyun ke Gunung Kemukus ini. Mereka bertujuan untuk mencari pasangan melakukan ritual pesugihan itu. Bagaimana sebenarnya ritual ini bisa menjadi semacam tata cara dan menjadi semacam tradisi yang sesat?
Tempat ritual ini berada di Gunung Kemukus tepatnya terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumber Lawang, Kabupaten Sragen, 30 km sebelah utara Kota Solo. Untuk mencapai daerah ini tidak terlalu sulit, dari Solo bisa naik bus jurusan Purwodadi dan turun di Belawan, dari situ di sebelah kiri jalan akan ditemukan pintu gerbang yang bertuliskan “Daerah Wisata Gunung Kemukus”, dari gerbang tersebut kita bisa naik ojek atau berjalan kaki menuju tempat penyeberangan dengan perahu.
Gunung Kemukus identik sebagai kawasan wisata seks karena di tempat ini orang bisa sesuka hati mengkonsumsi seks bebas dengan alasan untuk menjalani laku ritual ziarahnya, itulah syarat kalau mereka ingin kaya dan berhasil.

Dalam suatu aturan yang tidak resmi diwajibkan bahwa setiap peziarah harus berziarah ke makam Pangeran Samudro sebanyak 7 kali yang biasanya dilakukan pada malam Jumat Pon dan Jumat Kliwon atau pada hari-hari dan bulan yang diyakhini baik, melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang bukan suami atau istrinya . Tapi jika ingin membawa pasangan sendiri pun tidak jadi masalah.
Acara ritual seks di Gunung Kemukus ini ada yang menganggap hanya sebuah legenda rakyat daerah. Zaman dulu dikisahkan tentang seorang Pangeran dari Kerajaan Majapahit yang bernama Pangeran Samudro, bangsawan ini berasal dari kerajaan Majapahit tapi ada juga yang menyebutnya berasal dari zaman Kerajaan Pajang.

Menurut cerita, Pangeran Samudro ini jatuh cinta kepada ibunya sendiri yaitu Dewi Ontrowulan. Ayahanda Pangeran Samudro yang mengetahui hubungan anak-ibu tersebut menjadi murka dan kemudian mengusir Pangeran Samudro.

Setelah diusir oleh ayahnya, Pangeran Samudro melakukan perjalanan hingga akhirnya sampai ke Gunung Kemukus, tak lama kemudian sang ibunda menyusul anaknya ke Gunung Kemukus untuk melepaskan kerinduan.

Singkat cerita, ibu dan anak yang tengah dilanda asmara ini melepas kerinduan setelah sekian lama tidak bertemu. Namun, sebelum sempat ibu dan anak ini melalukan hubungan intim, penduduk sekitar memergoki mereka berdua yang kemudian merajamnya secara beramai-ramai hingga keduanya meninggal dunia.

Keduanya kemudian dikubur dalam satu liang lahat di gunung itu juga. Menurut cerita lainnya, sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir Pangeran Samudro sempat meninggalkan sebuah pesan yaitu kepada siapa saja yang dapat melanjutkan hubungan suami-istrinya yang tidak sempat terlaksana itu akan terkabul semua permintaannya.

“Baiklah aku menyerah, tapi dengarlah sumpahku. Siapa yang mau meniru perbuatanku, itulah yang menebus dosaku dan aku akan membantunya dalam bentuk apapun”. Begitulah isi sumpah yang dilontarkan Pangeran Samudro sebelum akhirnya wafat.

Dari cerita legenda tentang Pangeran Samudro ini lah ritual di Gunung Kemukus seolah menjadi ajang pesta seks untuk meminta kekayaan. Jika berhasil, kedua pasangan yang bukan sah sebagai suami istri ini harus bertemu kembali untuk melakukan selamatan dan syukuran di Gunung Kemukus.
Jika ingkar, maka kedua pasangan yang telah berjanji di makam Pangeran Samudro ini, akan jatuh miskin kembali. Bahkan, menurut mitos dan kepercayaan warga mereka atau titisan kedua pasangan yang melakukan ritual mesum berdua itu akan mengalami celaka.

Menurut Ilmuan, Tubuh Manusia Akan Menyusut 100 Tahun Lagi

Ilustrasi
Valencia, Beberapa dekade terakhir, tinggi badan manusia cenderung mengalami peningkatan. Namun karena polusi juga meningkat, tren ini diperkirakan akan berbalik dalam 100 tahun ke depan sehingga di masa mendatang manusia justru semakin menyusut.

Salah satu polutan yang dikawahtirkan akan menghambat pertumbuhan tinggi badan manusia adalah pestisida yang belakangan makin banyak digunakan. Sebuah penelitian di Valencia, Spanyol kembali memastikan bahwa pestisida bisa mempengaruhi ukuran bayi baru lahir.

Penelitian yang dilakukan pada 300 bayi yang lahir antara tahun 2003-2006 menunjukkan, bayi yang memiliki banyak residu pestisida di tali pusarnya cenderung lahir dengan ukuran lebih kecil. Diyakini ketika tumbuh besar, pertumbuhannya juga akan terhambat.

Penggunaan pestisida seperti DDT (dichloro diphenyl trichloroethane) dan berbagai senyawa organoklorida sebenarnya sudah dilarang di Amerika Serikat maupun beberapa negara berkembang. Selain menghambat pertumbuhan, berbagai senyawa tersebut juga bisa memicu kanker.

Namun karena ingin mencari laba, beberapa petani tetap menggunakan pestisida agar tanamannya tumbuh tanpa gangguan hama sehingga bisa dipanen lebih cepat dengan hasil lebih banyak. Petani-petani nakal inilah akahirnya yang meninggalkan residu pestisida di mana-mana.

Penelitian terbaru dari Departemen Agrikultur Amerika Serikat menunjukkan, 98 persen buah apel di negara itu tercemar pestisida. Padahal buah ini menempati urutan ke-2 dalam daftar buah-buahan yang paling banyak dikonsumsi di negara tersebut.

Bukan cuma mencemari sayur dan buah-buahan, residu pertisida juga bisa mencemari berbagai sumber pangan. Residu pestisida bisa meresap ke perairan seperti aliran sungai, air tanah dan juga air laut. Bahkan peneliti juga menemukannya di lemak ikan dan susu sapi.

Selain pestisida, polutan lain yang dikhawatirkan juga bisa menghambat pertumbuhan tinggi badan adalah timbal. Dr Manny Alvarez, pakar kesehatan sekaligus kontributor kesehatan untuk Foxnews mengatakan baru-baru ini pencemaran timbal telah meracuni 100 anak di China.

"Paling tidak, berbagai temuan ini telah menyadarkan kita akan adanya kemungkinan ukuran manusia akan menyusut di masa mendatang (100 tahun lagi)," ungkap Dr Alvarez seperti dikutip dari Foxnews,

Rombongan Pocong Berhasil Tertangkap Kamera

Warga Sidodadi, Desa Ngadi Langkung RT 04 RW 01, Kepanjen, Malang digegerkan dengan penampakan serombonganan pocong yang berhasil tertangkap kamera ponsel milik Adul (28) salah satu warga. Foto rombongan pocong ini pun membuat warga desa ketakutan, namun ada juga yang penarasan dan minta dikirim melalui bluetooth untuk disimpan dan dikoleksi.

"Foto yang diambil Adul itu sempat meresahkan warga, tapi ada yang penasaran dan ingin menyimpan dalam handphone-nya," kata Mito. Dan menurut pengakuan Jainuri (24), teman Adul yang ikut saat pengambilan gambar, Adul mengambil gambar itu di atas jembatan yang baru dibangun di Jl Jalur Lintas Barat (Jalibar), Ngadilangkung. Saat itu, ia bersama Adul dan kedua teman lainnya, Lembok (25) dan Anton (25), sedang berjalan-jalan di lokasi kejadian, sekitar pukul 17.30 WIB.

"Sekitar Magrib, Adul memotret ke arah hutan dari jembatan," kata Jainuri. Sesaat setelah memotret, Adul merahasiakan foto itu. Sepulangnya di rumah, Adul mengekspos foto tersebut ke teman-teman dan akhirnya membuat heboh warga. "Adul memang terkenal bisa melihat mahkluk halus," kata Jainuri.

Menurut keterangan Mito, lokasi ditemukannya serombongan pocong itu memang terkenal angker. Bahkan, salah seorang tukang batu bata, Kusairi (26), setelah dipertontonkan foto hasil jepretan Adul mengaku pernah didatangi si pocong.

Ciri-ciri Cowok Tidak Perjaka

Ukuran keperawanan seorang wanita agaknya lebih mudah diketahui ketimbang pria. Jika wanita mengeluarkan darah saat berhubungan maka dipastikan dia masih perawan. Namun, bagaimana dengan pria yang sudah tak perjaka lagi?


Namun, tentunya sangat tidak sulit untuk mengetahui seorang pria perjaka atau tidak. Inilah ciri-ciri pria yang masih perjaka:


1. Seorang perjaka adalah seorang pria yang belum pernah melakukan hubungan badan dengan seorang wanita, untuk itu biasanya laki laki yang masih perjaka memiliki gairah yang terpendam yang mengakibatkan ketika bangun tidur di pagi hari alat vital mereka akan berdiri.


2. Kelopak mata bagian bawah seorang perjaka berwarna cerah, ini dikarenakan mereka tidak mengeluarkan energi besar untuk melakukan aktivitas ejakulasi, sebaliknya laki laki yang sudah tidak perjaka memiliki kelopak mata berbentuk cekung dan berwarna kehitaman akibat energi dalam tubuh keluar bersama ejakulasi yang terjadi.


3. Seseorang yang masih perjaka sering mimpi basah, dan laki laki yang sudah tidak perjaka tidak akan pernah mengalami mimpi seperti itu lagi.


4. Warna alat vital dan puting susu laki laki masih perjaka biasanya berwarna kemerahan, jika sudah tidak perjaka akan berwarna kecoklatan atau bahkan berwarna hitam.


5. Bentuk perut seorang perjaka datar, jika seseorang sering melakukan hubungan badan bentuk perut mereka akan berubah menjadi buncit (kecuali orang gendut).


6. Pantat seorang perjaka kelihatan berat dan berisi, mereka yang sudah pernah melakukan hubungan badan akan membuat pantat tepos atau setidaknya tidak berisi seperti saat masih perjaka.


sumber: http://lensaindonesia.com

Kisah Gadis Kecil Rela Mati Demi Negara

Berusia empat tahun ibunya meninggal dunia, lalu hidup bersama kakek dan neneknya.Tetapi, perjuangan untuk kepentingan negara tak pernah pupus hingga akhir hidupnya. LIU HULAN lahir dengan nama Liu Fulan di desa Yunzhou, Kabupaten Wenshui, Provisi Shanxi (1932-1947). Anak perempuan dari seorang keluarga petani.

Saat masih berusia empat tahun, ibunya meninggal dunia karena sakit. Tidak berapa lama kemudian, Ayah Liu menikah lagi, hingga Liu beserta saudaranya hidup dengan kakek dan neneknya, di Desa yang tidak jauh dari tempat kelahiran Liu. Di Desa itu sahabat anehdidunia.com, Liu digambarkan sebagai pahlawan wanita yang menjadi martir, karena dukungannya terhadap perjuangan Eight Route Army, sangat luar biasa. Sehingga Liu disebut “Little Yan’an”.

Yan’an sendiri merupakan ibukota kaum komunis pada masa itu. Memang, Desa tempat tinggal Liu, merupakan basis pergerakan gerilya dimasa Sino-Japanese War II hingga perang saudara antara Komunis Nasionalis. Warga yang menghuni Desa tempat Liu tinggal, sebagian besar adalah anggota Partai Komunis Tiongkok dan terlibat dalam pasukan perbekalan. Mereka aktif mengumpulkan dana dan membuat perlengkapan seperti sepatu dan pakaian bagi pasukan komunis.

Dalam usia 10 tahun (1942) Liu sudah berperan sebagai kurir, untuk mengirimkan surat ke pihak gerilyawan dan sebagai penjaga pada setiap pertemuan desa. Sebab, mobilisasi wanita untuk berpartisipasi dalam perang gerilya di pihak komunis adalah hal yang umum pada masa pendudukan Jepang dan perang saudara. Apalagi saat itu sedang kampanye persamaan hak wanita.

Secara tegas, Liu Hulan dan pejuang wanita lainnya seperti Liu Suying beralasan ikut berjuang adalah untuk mempertahankan negara menghadapi agresi Jepang. Serta untuk mewujudkan emansipasi wanita.
 Menurut Liu, wanita harus mendukung perjuangan kaum pria . Pejuang wanita bisa berpartisipasi dalam hal spionase , sabotase , kurir , perawat dan banyak lagi yang bisa dilakukan. Sikap Liu kian keras untuk tetap ikut digaris berjuangan. Ditambah lagi sikap tentara Komunis yang disiplin , berbeda dengan pasukan Jepang dan pasukan Nasionalis yang dikenal suka menjarah dan melakukan pemerkosaan.

Mengikuti Latihan Khusus Demi mewujudkan perjuangan, Liu terpaksa menentang keinginan neneknya pada 1945. Liu bersikukuh mengikuti sebuah latihan selama 40 hari yang dikhususkan bagi wanita. Padahal, neneknya menolak keinginan Liu. Setelah kembali ke desanya , Liu Hulan antusias dalam pekerjaannya menjadi sekretaris unit desa untuk gerakan wanita anti-Jepang. Liu bekerja memobilisasi wanita untuk ikut berjuang, hingga larut malam.

Atas kerja kerasnya, unit wanita yang dipimpin Liu mendapat dukungan dari kaum wanita. Mereka kemudian memberikan dukungan terhadap prajurit dengan membuat perlengkapan seragam dan perawatan bagi prajurit yang terluka. Tidak hanya itu sahabat anehdidunia.com, Liu Hulan juga terlibat dalam gerakan land reform. Liu membantu dalam alokasi tanah yang berhasil dirampas dari tuan tanah dan diserahkan kepada para petani. Serta membantu menyelesaikan persengketaan yang mungkin timbul dari pembagian tanah tersebut.

Ditolak Jadi Anggota Partai Pada usia 14 tahun Liu mengajukan permohonan untuk menjadi anggota Partai Komunis Tiongkok. Namun, dengan alasan usia yang masih 14 tahun, keanggotaannya ditunda sampai Liu berusia 18 tahun. Pada tahun 1946 , partai memutuskan untuk memindahkan kader-kader pemimpin termasuk Liu Hulan ke daerah yang aman di markas gerilyawan.

Tetapi Liu Hulan memutuskan untuk tetap berada di desanya dan percaya bahwa usianya yang masih sangat muda akan meloloskan dia dari kecurigaan musuh. Saat tentara Nasional memasuki desa Liu Hulan pada 12 Januari 1947, untuk menyita hasil panen desa dan mengumpulkan seluruh penduduk kedalam satu tempat. Ketika itulah, komandan pasukan meminta para anggota PKT untuk menyerahkan diri. Namun, tak satupun yang mengaku, membuat sang komandan berang. Dia pun meminta anak buahnya untuk mengidentifikasi siapa saja yang komunis.

Kemudian, beberapa orang termasuk Liu Hulan berhasil di identifikasi dan kemudian dipisahkan. Melihat Liu masih sangat muda, komandan pasukan membujuk dirinya untuk berubah pikiran dan menjadi informan. Liu tetap menolak tawaran tersebut. Sang komandan kemudian memutuskan untuk memenggal salah satu anggota komunis didepan Liu. Namun usaha ini tidak berhasil , Liu tetap menolak untuk menyebutkan nama. Komandan memberikan satu kesempatan terakhir yang juga ditolak oleh Liu, Justru Liu menghampiri alat eksekusi didepan penduduk desa lainnya.

Hingga akhirnya Liu tewas ditangan tentara. Kematian Terhormat Atas dedikasinya , Partai Komunis Tiongkok memberikan keanggotaan penuh secara anumerta kepada Liu Hulan. Mao Zedong menyebut dirinya sebagai “kehidupan yang agung dan kematian terhormat” Mao juga meminta Xinhua untuk mempublikasikan kisah kepahlawanan Liu Hulan dan menyerukan rakyat yang berada di wilayah yang sudah dibebaskan untuk mengorganisasi satu studi mengenai dirinya.

Liu Hulan menjadi pahlawan nasional setelah Republik Rakyat Tiongkok berdiri di tahun 1949 dan menjadi ikon devosi politik dalam sejarah Partai Komunis Tiongkok. Kisah Liu Hulan masuk dalam berbagai bentuk puisi , opera, cerita pendek dan buku pelajaran sekolah. Cai Ruhong mempublikasi sebuah surat kepada suatu lembaga pendidikan seni yang secara implisit mengadvokasi batasan ketat terhadap kreativitas siswa dan mengajukan usulan daftar topik yang layak untuk dilukis seperti Liu Hulan.

Mengantarkan Sepatu” baik dalam format vertikal (lukisan gulung) maupun lukisan horizontal. Dimasa Revolusi Kebudayaan , poster-poster Liu Hulan menjadi hadiah yang umum dikalangan Garda Merah. (Poster Liu Hulan , dibuat oleh salah satu Institute seni di Beijing. Tulisan dalam poster itu berkata aku Dihadirkan untuk Tang Fandi. Rakyat diseluruh dunia bersatu ! Hancurkan imperialisme AS .

Tahun 1967 , International Woman Day , Beijing Languange Institute). Liu Hulan menjadi barometer ukuran kepahlawan wanita. Dalam satu insiden , salah satu jurnal di Liaoning mempublikasi satu artikel untuk merehabilitasi Zhang Zhixin [1930-1975] . Tidak sampai sebulan, artikel itu menjadi kontroversi . Hu Yaobang menyatakan bahwa , Zhang Zhixin adalah seorang pahlawan wanita yang setaraf dengan Liu Hulan. 

Pemerintah kemudian mendirikan Liu Hulan Memorial Hall yang terletak di Provinsi Shanxi . Memorial hall rampung dibangun diatas lahan seluas 60 ribu meter persegi, pada bulan Januari 1957 tepat 10 tahun gugurnya Liu Hulan.


Sumber: http://www.beritabatavia.com